Sunday, 31 March 2013

Puisi Karya Chairil Anwar : Senja Di Pelabuhan Kecil

Senja Di Pelabuhan Kecil
Karya Chairil Anwar
Buat Sri Ajati
 
 Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
 
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
Menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak
 
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap
 


Puisi Karya Asrul Sani : Surat dari Ibu

Surat dari Ibu
Karya Asrul Sani

Pergi ke dunia luas, anakku sayang
Pergi ke laut bebas
Selama angin masih angin buritan
dan matahari menyinari daun-daunan
dalam rimba dan padang hijau
Pergi ke laut lepas, anakku sayang
Pergi ke alam bebas
Selama hari belum petang
dan warna senja belum kemerah-merahan
Jika bayang telah pudar
dan elang laut pulang ke sarang
angin bertiup ke benua
tiang-tiang akan kering sendiri
dan nakhoda sudah tak berpedoman
boleh engkau datang padaku
Kembali pulan anakku sayang
Kembali ke balik malam
Jika kapalmu telah rapat ke tepi
kita akan bercerita
"tentang cinta dan kehidupanmu di pagi hari"

Puisi Karya Chairil Anwar : Doa

Doa
Karya : Chairil Anwar
Kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biarlah susah sungguh
meningat Kau penuh seluruh
cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk
Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
dipintuMu aku mengetuk aku tidak bisa berpaling

Resep : Melon Jazzy

Melon Jazzy



Lama pembuatan 30 menit
Untuk 5 gelas @125 ml

Bahan
200 g es batu
2 sdm madu
2 sdm jeruk manis bubuk, siap pakai
250 g daging buah rock melon yang manis dan harum, iris dadu 2 cm
2 kaleng minuman bersoda daun mint, jeruk orange iris, dan manisan ceri merah untuk hiasan

Cara Membuat
1. Dinginkan gelas saji dalam kulkas beberapa jam sebelumnya, sisihkan.
2. Dalam mangkuk blender, masukkan berturut-turut : es batu, madu, jeruk manis bubuk, melon, minuman bersoda. Proses hingga halus.
3. Segera tuangkan ke dalam gelas dingin. Tambahkan beberapa potong es batu jika perlu jika perlu, garnis dengan bahan hiasan. Sajikan segera.

 

Puisiku : Waktu

Waktu

Waktu...
Sungguh cepat jalannya
Jam per jam hari per hari
Oh... Sungguh cepat ia berlalu

Waktu...
Engkau berjalan cepat
Sementara aku hanya malas-malasan

Waktu...
Seandainya engkau bisa menungguku
Dengan begitu
Aku dapat memperbaiki menit demi menit yang tlah berlalu begitu saja
Namun hal itu tak mungkin terjadi

Aku malas
Akibatnya aku tlah kehilangan detik-detik yang berharga
Detik-detik yang dapat kuisi dengan perjuangan

Aku menyesal
Seharusnya aku merebut peluang ketika waktu memberiku kesempatan
Oh... Aku tlah menyia-nyiakan waktu

Puisiku : Pemandangan di Atas Gunung

Pemandangan di Atas Gunung

Naik ke puncak gunung
Sesampai di puncak kulihat berbagai pemandangan
Ada burung beterbangan, ada hutan-hutan indah
Ah... Bermacam-macamlah pemandangan indah

Tetapi...
Ada juga pemandangan yang buruk
Dari puncak gunung jugalah kulihat kehidupan yang sangat gelap
Perampokan, penculikan,
Yang kaya memeras yang miskin
Dan sebagainya

Kemanakah kebaikan dalam dunia ini?
Tiadalah obat untuk memulihkan kebaikan yang pudar?
Apa jadinya dunia ini yang penuh dengan kegelapan?

 

Funny Picture : Smile

Have a Smile to Start Your Day